Hukum & Kriminal

Sehari Menghilang Faqih Berhasil Ditemukan RS Mokopido

×

Sehari Menghilang Faqih Berhasil Ditemukan RS Mokopido

Sebarkan artikel ini
Sehari Menghilang Faqih Berhasil Ditemukan RS Mokopido
Faqih digendong ibunya, usai ditemukan dibelakang RS Mokopido.

DETIKSULAWESI.COM, TOLI TOLI — Seorang bocah lelaki bernama Faqih (4), warga Kecamatan Baolan, Kabupaten Toli- Toli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), dinyatakan hilang sejak Selasa (05/02/2019), dan berhasil ditemukan keesokan harinya.

Data diperoleh, kronologisnya bermula saat Faqih, bermain didepan salah satu toko handphone yang berada di Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Toli-Toli.  Selasa, sekira pukul 09:00 WITA, datanglah pelaku, bernama Awi, dan langsung membawa Faqih dengan menggunakan sebuah becak menuju kompleks Rumah Sakit Mokopido Toli-Toli.

Pada Rabu (06/02/2019), sekira puluk 16:45 WITA, Faqih ditemukan dikompleks Rumah Sakit Mokopido, tempat dimana Awi biasa bermain.

Dari hasil interogasi petugas Polsek Baolan, menyebutkan, Awi sendiri membawa Faqih kebelakang RSU Mokopido, dengan tujuan bermain.

“Hasil pemeriksaan, pelaku membawa korban, untuk bermain di belakang RSU Mokopido,” kata Kapolsek Baolan, Iptu Army Cas Riyanto.

Dikatakan Kapolsek, Faqih sendiri setelah ditemukan,  langsung dibawa oleh petugas bersama dengan keluarga, guna memeriksa kondisi kesehatan bocah tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan dokter, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan maupun tindakan pelecehan seksual. Namun,  dibagian tubuh Faqih, terdapat banyak bintik-bintik merah, kuat dugaan bekas gigitan nyamuk,” terang Kapolsek, Kamis (07/02/2019).

Sementara kata Kapolsek Iptu Army, mengatakan, untuk Awi, langsung dibawa ke Polres Toli-Toli, untuk dimintai keterangan lanjutan oleh petugas.

“Awi sendiri tidak ditahan karena mempunyai keterbelakangan mental sejak lahir, meskipun tidak ada bukti kesehatan dari rumah sakit,” terangnya.

Bahkan pihak keluarga pelaku sendiri perkuat dengan membuat surat pernyataan yang mana bersedia diproses atau mewakili adiknya diperiksa sesuai aturan atau hukum berlaku, apabila adiknya kembali melakukan hal serupa.

“Kakak Awi, bernama Muhammad Ridha, bersedia diproses apabila adiknya (Awi, red) melakukan hal yang serupa,” ucap Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Toli-Toli AKBP Hendro Purwako SIK MH, mengatakan masyarakat Toli-Toli, agar tetap tenang dengan kabar beredar tentang pencuilkan anak ini.  “Saya imbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan pada aparat kepolisian. Tidak benar di Toli-Toli banyak terjadi penculikan anak dan kami mohon kepada orang tua agar menjaga dan mengawasi buah hatinya saat bermain diluar rumah,” imbau Kapolres Hendro Purwako.

Sekedar diketahui, berdasarkan informasi, bahwa Awi sendiri juga pernah melakukan hal yang sama terhadap salah seorang anak warga di Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, tahun 2018 lalu.

(Nadir)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *