BoltimSulutTerkini

Bangun Wajah Ibu Kota Kabupaten, Sehan Anggarkan Rp 150 M

×

Bangun Wajah Ibu Kota Kabupaten, Sehan Anggarkan Rp 150 M

Sebarkan artikel ini
Sehan Landjar - Rusdi Gumalangit
Sehan Landjar - Rusdi Gumalangit

DETIKSULAWESI.COM, BOLTIM – Diakhir masa jabatan Sehan Landjar – Rusdi Gumalangit (SERU) 2021, mereka berdua bertekad menata ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, menjadi lebih baik.

Menurut Sehan, wajah ibu kota di Kabupaten Boltim, tidak nampak. Maka dipenghujung pemerintahan bersama Rusdi Gumalangit, bakal menganggarkan Rp150 miliar, untuk pembangunan wajah Ibu kota.

Pembangunan wajah ibu kota, bakal dari desa Tombolikat, Tutuyan hingga Togid. Ada beberapa fasilitas dan infrastruktur dibangun sepanjang tiga desa ini.

Infrastrukur yang sudah dibangun Pemkab Boltim, jalan menuju pantai. Rencananya jalan ini, ke depan disambungkan mulai dari Tombolikat hingga Togid, melewati pinggiran pantai seperti di Manado.

Kemudian, bangunan yang sudah ada jalan dua jalur mengelilingi seluruh kantor pemerintah di Boltim selebar 8-10 meter.

“Saya targetkan pembangunan wajah ibu kota selesai sebelum masa jabatan SERU berakhir pada 2021. Ini sebagai kado,” ujar Sehan Landjar, Minggu (29/7/2019).

Kata dia, anggaran ini, telah dibahas bersama dengan anggota DPRD Boltim, untuk perbaikan wajah ibu kota.

Anggota DPRD Kabupaten Boltim, Argo Sumaiku mengatakan, wajah ibu kota Boltim, memang tidak terlihat.

Wisatawan domestik maupun mancanegara datang berkunjung ke Boltim, mereka tidak tahu. Kalau Tutuyan ibu kota Kabupaten. Pasalnya tidak nampak, karena pembangunan seperti desa lain.

“Saya minta persoalan ini diseriusi, menjelang akhir masa jabatan dari DPRD pada September 2019,”ujar Argo Sumaiku.

Selain itu, kantor pelayanan publik seperti Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil, perlu diperhatikan, karena tidak layak. Sebab ruang kecil dan status sewa.

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Muhammad Iksan Pangaliman mengatakan, pembangunan masih menunggu kesesuaian tata ruang.

Rencana ke depan 2020, anggaran Rp150 miliar rupiah, digunakan untuk pembangunan kantor SKPD dan jalan lingkar pantai.

“Pembangunan masih menunggu tata ruang. Sebab di situ sudah jelas arahnya,” ujar Iksan Pangaliman.

(Hik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *