Boltim

Wabup Boltim Pimpin Entry Meeting BPK

×

Wabup Boltim Pimpin Entry Meeting BPK

Sebarkan artikel ini
Wabup Boltim Pimpin Entry Meeting BPK
Suasana Entry Meeting degan BPK RI Perwakilan Sulut, dipimpin Wabup Boltim, Rusdi Gumalagit, didampingi Sekda M Assagaf.

DETIKSULAWESI.COM, BOLTIM — Guna menindaklanjuti Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kembali mengutus tim untuk melakukan pemeriksaan rinci atas pengelolaan keuangan daerah di Boltim.

Pemeriksaan kali ini berdasarkan surat tugas, akan berlangsung kurang lebih 45 hari kedepan. Menyusul dengan dilaksanakannya Entry Meeting antara Pemkab Boltim dengan BPK, yang berlangsung di gedung aula lantai III kantor Bupati, Senin (01/04/2019).

Diketahui, Entry Meeting kali ini, dipimpin langsung Wakil Bupati (Wabup) Drs Rusdi Gumalangit, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Hi Muhammad Assagaf, serta dihadiri oleh seluruh kepala Orgaisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pengelola keuangan di masing-masing satuan kerja.

Sedangkan tim pemeriksa dari BPK yang datang dipimpin langsung oleh Pengendali Teknis Abdusomad dan Ketua Tim Afrian Sandi Hasibuan. Tim pemeriksa berjumlah empat orang.

Dalam penyampaiannya, Wabup berharap agar para pimpinan satuan kerja dan jajaran terkait, agar kooperatif selama pelaksanaan pemeriksaan.

“Saya berharap agar para pimpinan satuan kerja bisa kooperatif selama pemeriksaan. Segala berkas kelengkapan yang dibutuhkan supaya segera disiapkan,” harap Wabup.

Selain itu, Wabup menegaskan agar dalam penyajian dokumen atau berkas harus rapi secara administrasi, serta lebih detail dalam perinciannya.

Sementara itu, Abdusomad selaku pengendali teknis saat memberikan pengarahan, mengaku bahwa Kabupaten Boltim, masih menjadi yang terbaik dalam hal komunikasi dan koordinasi dalam hal pemeriksaan. Ia menerangkan, kehadiran BPK untuk pemeriksaan rinci kali ini, bukan untuk mencari-cari kesalahan.

“Kehadiran kami disini bukan untuk mencari kesalahan, tapi kami disini sifatnya hanya untuk menguji ketertiban administrasi,” ucapnya.

Dia juga menambahkan, terkait pemeriksaan sebelumnya, dimana beberapa Satuan kerja yang sudah diperiksa.

“Tidak menutup kemungkinan akan diambil sampel lagi untuk diperiksa secara rinci,” tegasnya.

(matok’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *