Target Tepat Sasaran, Masyarakat Bolmut “CERDAS” Berdemokrasi

Oleh: Ismail Salim Mobiliu, Komisioner KPU Bolmut

TINGGINYA Partisipasi Masyarakat (Parmas) yang menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Umum Legislatif 17 April 2019, di tanah Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dengan angka 89,31 % membuktikan kedewasaan serta kesadaran masyarakat Bolmut dalam menyalurkan hak pilihnya.

Ini adalah bentuk kedewasaan dan kecerdasan dalam berdemokrasi sebagai tolak ukur keberhasilan sistem demokrasi di Indonesia terkhusus masyarakat Bolmut.

Sebagai penyelenggara Pemilihan Umum sewajarnya dan wajib hukumnya angka Parmas ini perlu dipupuk dan terus disosialisasikan untuk menyadarkan mereka bahwa Pemilu merupakan salah satu dari tolok ukur keberhasilan sistem demokrasi di suatu negara, KPU Bolmut dalam hal ini sebagai tekhnis penyelenggara, terus berupaya melakukan pemahaman dan pendidikan politik hingga kelapis bawah akar rumput.

Relawan Demokrasi yang dibentuk Komsi Pemilihan Umum merupakan perpanjangan tangan dalam melakukan sosialisasi kepemiluan pada beberapa kalangan masyarakat di 11 basis masing-masing basis: keluarga, pemilih pemula, basis muda, basis perempuan, basis penyandang disabilitas, kebutuhan khusus, marginal, komunitas, keagamaan, demokrasi dan warga net. Dinilai menyentuh target sehingga sosialisasi yang dilakukan KPU melalui Relawan Demokrasi dinilai berhasil dibuktikan dengan tingginya partisipasi masyarakat Bolmut pada Pemilu Legislatif dengan angka yang menyalurkan hak pilihnya sebanyak 89,31% dari target KPU yang hanya 77,5%.

Sosialisasi yang dilakukan KPU melalui Relawan Demokrasipun masi dinilai belum maksimal sehingga KPU melakukan sosialisasi kepemiluan dengan turun langsung kelembaga pendidikan melalui program go to campus maupun go to scool dengan target pemilih pemula. KPU juga menyelenggarakan iven kepemiluan dengan target warga milenial.

Semua itu oleh KPU adalah langkah strategis dalam melakukan pendidikan politik disemua tingkatan. Cara ini oleh KPU Bolmut membuahkan hasil maksimal dalam melakukan pencerdasan kesemua tingkatan masyarakat.

Memang semua ini tidak gampang. Semuanya memelukan perjuangan tapi itulah usaha pasti akan membuahkan hasil. Ambisi KPU dalam melakukan pencerdasan kepada masyarakat tak terhenti diakhir tahapan Pemilihan Umum Legislatif. KPU Bolmut berniat melalui tangan seluruh devisi baik Sosialisasi dan Parmas, Tekhnis, Data dan Perencanaan, Logistik dan keuangan serta Divisi Hukum berkeinginan akan mensukseskan Pemilihan Gubernur 2020 dengan partisipasi diatas dari 88,4 %.

Kami (KPU Bolmut) ditantang melakukan pencerdasan berdemokrasi dan kami anggap inilah pekerjaan mulia. Kami diperhadapkan dengan musuh bebuyutan penyelenggara yaitu berita hoax yang sengaja membuat masyarakat sedikit ragu dengan Pemilu.

Mitos Pilgub yang biasanya hanya menyumbang partisipasi masyarakat di bawah dari target akan kami tantang. Hanya satu niat Pilgub 2020 :“BERHASIL”.

Dalam konstitusi Negara Indonesia sendiri menyebutkan pemilu merupakan manivestasi kedaulatan rakyat. Pemilu yang diadakan setiap 5 tahun sekali ini sangat ditunggu-tunggu oleh berbagai pihak. Seperti warga negara yang menantikan pemilu ini sebagai harapan terjadinya suatu perubahan dan pergerakan ke arah yang lebih baik.

Target kami,  Pilgub 2020 sukses dengan partisipasi masyarakat yang menyalurkan hak pilihnya diatas 90%.

(**)

Comments (0)
Add Comment